f

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore. Excepteur sint lorem cupidatat.

You may like:

Pembelajaran Tag

Tahun 2017 ini susunan sepuluh orang terkaya didunia tidak banyak berubah, lima dianteranya masih dikuasai oleh para milyuner IT, yaitu : Bill Gates (Microsoft), Carlos Slim (Telecom), Jeff Bezos (Amazon), Mark Suckerberg (Facebook), dan Larry Ellison (Oracle). Bisa diartikan setengah orang terkaya didunia adalah dari orang yang mendulang uang didunia IT. Dua puluh tahun terakhir ini dunia berubah oleh IT, mengakhiri

Menjadi guru baru seringkali mengalami kesulitan dalam pengelolaan kelas (Classroom Management). Seringkali juga dihadapkan pada bagaimana memulai mengelola kelas saat pertama kali mengajar atau telah berjalan beberapa waktu. Mencari saran dari guru senior pun masih dihadapkan pada persoalaan perbedaan karakter setiap guru. Eduaksi kini memberikan 5 tips cepat mengeola kelas buat guru baru. Mudah-mudahan bisa membantu Berikut tipsnya : #1 Gunakan suara

Istilah "pembelajaran berbasis proyek" berasal dari karya John Dewey. saya melihat pembelajaran berbasis proyek sebagai kategori yang luas, selama ada "proyek" maka proses metode ini dapat tetap diteruskan, dalam PBL kita bisa mengambil beberapa bentuk atau merupakan kombinasi dari: Merancang dan / atau menciptakan produk yang nyata, kinerja atau acara Memecahkan masalah dunia nyata (dapat disimulasikan atau sepenuhnya otentik) Investigasi topik atau isu

Visi produktivitas jangka panjang Microsoft mengeksplorasi bagaimana kita akan menciptakan dan berbagi konten, berkolaborasi di seluruh tim, organisasi dan jaringan, dan mendapatkan wawasan kontekstual yang relevan berdasarkan preferensi dan niat. Setiap adegan menampilkan teknologi nyata yang dieksplorasi oleh tim dan mitra dan lain-lain dalam industri Microsoft. Untuk melihat prototipe saat kita mengeksplorasi, pergi ke www.officelabs.com.

Aliran psikologi belajar yang sangat besar pengaruhnya terhadap arah pengembangan teori dan praktek pendidikan dan pembelajaran hingga kini adalah aliran behavioristik. Aliran ini menekankan pada terbentuknya perilaku yang tampak sebagai hasil belajar. Teori behavioristik dengan model hubungan stimulus responnya, mendudukkan orang yang belajar sebagai individu yang pasif. Respon atau perilaku tertentu dengan menggunakan metode drill atau pembiasaan semata. Munculnya perilaku akan semakin kuat bila diberikan reinforcement dan akan menghilang bila dikenai hukuman. Menurut teori behavioristik belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman (Gage, Berliner, 1984: 252) Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon (Slavin, 2000:143). Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Menurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon. Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada pebelajar, sedangkan respon berupa reaksi atau tanggapan pebelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut. Proses yang terjadi antara stimulus dan respon tidak penting untuk diperhatikan karena tidak dapat diamati dan tidak dapat diukur. Yang dapat diamati adalah stimulus dan respon, oleh karena itu apa yang diberikan oleh guru (stimulus) dan apa yang diterima oleh pebelajar (respon) harus dapat diamati dan diukur. Teori ini mengutamakan pengukuran, sebab pengukuran merupakan suatu hal penting untuk melihat terjadi atau tidaknya perubahan tingkah laku tersebut. Faktor lain yang dianggap penting oleh aliran behavioristik adalah faktor penguatan (reinforcement). Bila penguatan ditambahkan (positive reinforcement) maka respon akan semakin kuat. Begitu pula bila respon dikurangi/dihilangkan (negative reinforcement) maka respon juga semakin kuat. Beberapa prinsip dalam teori belajar behavioristik, meliputi: (1) Reinforcement and Punishment; (2) Primary and Secondary Reinforcement; (3) Schedules of Reinforcement; (4) Contingency Management; (5) Stimulus Control in Operant Learning; (6) The Elimination of Responses (Gage, Berliner, 1984). Tokoh-tokoh aliran behavioristik di antaranya adalah Thorndike,Watson, Clark Hull, Edwin Guthrie, dan Skinner. Berikut akan dibahas karya-karya para tokoh aliran behavioristik dan analisis serta peranannya dalam pembelajaran.