fbpx
FeaturedInspirasiKabar SekolahKembali Ke SekolahPengembangan GuruPerencanaan KurikulumTeknologi BantuTren Pendidikan

RPP Inspiratif dan Buku Saku Panduannya

Pusat Kurikulumdan Pembelajaran merespons keluhan dari pendidik yang menyatakan bahwa beban administrasi terlalu banyak dan berat, khususnya dalam menyusun RPP. Beban banyak dan berat, apakah ini dialami oleh semua pendidik? yang dapat menjawab ialah pendidik itu sendiri karena pendidiklah yang mengalaminya.

Pendidik merasa bahwa RPP saat ini terlalu banyak karena banyak komponen yang harus ada sehingga jumlah halamannya banyak. Oleh karena itu, Pusat Kurikulum dan Pembelajaran menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) inspiratif untuk pendidik. RPP ini hanya satu lembar, dengan komponen utama tujuan pembelajaran, aktivitas, dan penilaian. Tujuan pembelajaran disarikan dari Kompetensi Dasar (KD) dan dirumuskan dengan kalimat yang mudah dipahami. Aktivitas berisi kegiatan aktif siswa selama pembelajaran.

Penilaian sebagai gambaran secara umum tagihan untuk mengukur ketercapaian KD. Penyusunan RPP inspiratif ini tidak sekadar mengurangi banyaknya halaman menjadi satu halaman. Pendidik diberikan kemerdekaan menyusun RPP bukan karena banyaknya jumlahnya halaman, tetapi bagaimana mengonstruksi rencana itu secara global dan mudah dipahami dalam menerjemahkannya pada saat kegiatan belajar-mengajar (KBM). Jika RPP inspiratif ini masih diperdebatkan karena jumlah halamannya, pendidik perlu meninjau kembali profesionalismenya sebagai pendidik.
Dengan demikian, diharapkan tidak akan ada lagi pendidik yang mengeluh karena beban banyak dan berat dalam administrasi.

RPP ini disusun dari PAUD sampai Pendidikan Dasar dan Menengah, dan SLB. Tidak semua mata pelajaran yang disusun, tetapi ada beberapa yang mewakili dari satuan pendidikan.

Semoga RPP ini dapat menginspirasi para pendidik sehingga mampu mengembangkan RPP sendiri yang komunikatif dan memudahkan baginya.

 

Buku panduan rpp inspiratif (30 downloads) RPP inspiratif (30 downloads)

 

Dalam
Show More

Tulisan Terkait

Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: