fbpx

Strategi pembelajaran bermakna – Analisis terhadap kegiatan pembelajaran mutlak dilakukan oleh setiap guru. Analisis dilakukan terhadap proses pembelajaran maupun hasil belajar yang diperoleh siswa.

Pengelolaan pembelajaran bertujuan menciptakan suasana belajar yang efektif dan efisien dalam rangka mencapai prestasi belajar siswa yang optimal. Hal ini bukanlah pekerjaan yang ringan dan mudah bagi guru. Banyak indikasi yang menunjukkan sulitnya untuk mengelola pembelajaran.

Pada artikel ini disertakan presentasi Teknik Pembelajaran bermkna menggunakan alat Google. Berikut bisa dipelajari

Agar prinsip belajar bermakna bagi siswa dapat berjalan dengan baik, berikut ini ada 5 hal pokok yang harus diperhatikan oleh guru.

1.Sikap mengajar
Prinsip belajar bermakna bagi siswa dalam pembelajaran menuntut adanya sikap demokratis dan simpati dari guru. Hal ini akan menjadi senjata ampuh bagi guru untuk menarik perhatian siswa untuk mengikuti pelajaran.

Sikap demokratis dan simpati terwujud dalam keterbukaan guru mengelola pembelajaran. Guru bersikap terbuka untuk menanggapi segala masalah yang dihadapi dalam pembelajaran dan dan berusaha memecahkan persoalan tersebut dengan bijaksana.

Sikap simpati dan bijaksana akan terlihat dari sikap dan gaya bicara seorang guru dalam mengajar.

2.Penguasaan materi pelajaran
Untuk dapat membimbing siswa belajar kreatif, guru hendaknya menguasai materi pelajaran dengan baik. Hal ini bertujuan agar proses pembelajaran tidak berjalan tersendat-sendat dan menimbulkan keraguan pada diri siswa akan kebenaran materi pelajaran.

3.Penggunaan metode mengajar
Metode mengajar yang baik adalah metode yang relevan dengan materi pelajaran yang dibahas dan cenderung mengaktifkan siswa dalam belajar. Relevansi metode mengajar dengan materi pelajaran akan menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.

4.Penggunaan media dan sumber belajar
Media belajar adalah alat bantu mengajar yang terdiri dari charta, model dan sejenisnya. Dengan menggunakan media yang tepat dan sesuai akan memudahkan siswa dalam menerima pelajaran yang sulit. Penggunaan media yang ditampilkan harus menarik minat dan perhatian siswa.

Sumber belajar terdiri dari buku, majalah, surat kabar dan lain sebagainya. Semuanya adalah sumber informasi yang berhubungan dengan materi pelajaran. Dalam hal ini peran guru adalah sebagai fasilitator dan memberi kemudahan kepada siswa dalam menemukan sumber informasi belajar yang tepat.

Misalnya memberikan daftar buku referensi yang sesuai dengan materi pelajaran.

5.Pengaitan informasi
Mengaitkan materi pelajaran dengan pengetahuan dan pengalaman siswa sehari-hari akan merangsang kemauan dan keinginan siswa untuk belajar. Sebagai contoh saja, mengaitkan informasi kecepatan gerak benda dengan kecepatan sepeda motor atau mobil. Benda ini sudak akrab dalam kehidupan sehari-hari siswa ketimbang kereta api atau pesawat jet.

Leave a comment

%d blogger menyukai ini: