fbpx
Pengembangan GuruTeknologi BantuUtama

10 Cara Membawa Pembelajaran Aktif di Kelas Anda

Anda tahu bahwa pembelajaran bukan hanya sekedar mengajar. Hal ini lebih penting daripada sebelumnya bahwa guru musti membantu siswa dalam CARA untuk belajar. Keterampilan yang mempersiapkan siswa untuk karirnya di abad ke-21 melibatkan lebih dari sekedar menghafal; berpikir kritis, kolaborasi dan pemecahan masalah adalah kuncinya.

Cara untuk membantu siswa memperoleh keterampilan tersebut adalah dengan menciptakan pelajaran yang memungkinkan siswa belajar aktif di kelas. Dan eduaksi.com memberikan 10 cara bagaimana membawa Pembelajaran Aktif di kelas guru.

Manfaat Pembelajaran Aktif
Sebuah laporan penlitian mengungkapkan bahwa pembelajaran aktif, versus metode ceramah, meningkatkan kemampuan siswa untuk mempertahankan informasi dan latihan berpikir kritis. Hal ini juga meningkatkan reputasi siswa untuk masuk ke i perguruan tinggi pilihannya. Penelitian telah lama menunjukkan bahwa siswa belajar lebih banyak ketika mereka berpartisipasi dalam proses dengan berbagai cara seperti diskusi, review, praktek atau mengaplikasikan.

Kegiatan pembelajaran aktif juga memperhitungkan berbagai gaya pembelajaran bahwa siswa memiliki, dan memberikan kegiatan yang dapat lebih baik dengan melibatkan unsur visual, aural, verbal, fisik, logis, dan bersosial.

Kunci untuk membuat ide-ide ini efektif adalah memastikan kegiatan terkait dengan tujuan pembelajaran yang spesifik. eduaksi telah mengumpulkan beberapa ide-ide besar untuk merangsang pembelajaran aktif di kelas Anda.

IDE PEMBELAJARAN AKTIF

  1. Sesi Tuitup Pelajaran  – sebelum mengakhiri kelas, minta siswa untuk merefleksikan dan menulis tanggapan dalam 1-2 menit pada 2 poin apa yang penting dari pelajaran tadi
  2. Lingkaran cerita – ajak siswa duduk dalam lingkaran danmeminta salah satu memulai bercerita dengan cepat. Setiap siswa lain dalam lingkaran menambah atau melanjutkan cerita tersebut. Kegiatan ini mendorong kolaborasi, dan juga dapat digunakan untuk menciptakan suatu acara atau fakta suatu masalah.
  3. Buat Permainan di kelas – membuat cara yang menyenangkan bagi siswa untuk menggunakan dan menemukan strategi yang berbeda dalam memecahkan masalah pada materi pelajaran.
  4. Membuat situs web/blog didasarkan pada Pelajaran Mereka – ajak siswa merancang sebuah halaman web/blog sederhana atau beberapa halaman yang menggabungkan cerita, gambar, wawancara, atau menjelaskan tentang pelajaran.
  5. Mintalah siswa membuat Infographic – ajak siswa menuangkan secara visual tentang suatu informasi pengetahuan mereka dengan alat bantu seperti Visual.ly, Piktochart, Canva, dan Dipity
  6. Panggung Talk Show – mengajak siswa berimajinasi mewawancarai tokoh sejarah atau karakter dari sebuah buku yang baru dibaca.
  7. Kegiatan Kelompok – bagi siswa menjadi kelompok-kelompok kecil terdiri dari tiga atau empat siswa, dan meminta mereka menuliskan pada selembar kertas di mana mereka masing-masing menuliskan fakta-fakta atau informasi pada topik yang ditentukan dalam waktu tertentu atau sampai sejumlah fakta ditemukan.. Hal ini memungkinkan mereka untuk berbagi pengetahuan dengan cara yang tidak memaksakan.
  8. Diskusi Kelas – baik secara langsung atau dalam lingkungan online, diskusi dapat memberikan individu kesempatan untuk berpartisipasi. Guru harus mendorong siswa untuk berpikir kritis.
  9. Belajar Berpasangan – dengan membuat pasangan dua siswa bersama-sama untuk belajar dan belajar, metode ini memungkinkan siswa bertanya dan menjawab setiap pertanyaan lainnya, memberi mereka kesempatan untuk mengeksplorasi dan mendiskusikan.
  10. Gunakan tiket Pulang untuk merangsang pemikiran dan percakapan – mengajak siswa untuk melengkapi kalimat berikut sebelum mereka pulang:,  lengkap seperti:
    Hari ini saya belajar …
    Saya menemukan ketika …
    Sekarang saya mengerti bahwa…

Pendeknya

Pembelajaran aktif membantu menciptakan kegembiraan dan keterlibatan dalam kelas, yang membantu membangun keinginan untuk memperoleh lebih banyak pengetahuan.

Jika ada wacana lain silahkan komentar di

Dalam
Show More

Tulisan Terkait

Baca juga
Close
Back to top button
Close
Close
%d blogger menyukai ini: